Posted in Uncategorized

sooner or later it’s over

Mentari bersinar sangat terang menyemangati siapapun yang kan memulai hari di pagi ini, semua mahasiswa di universitas airlangga dengan semangad melakukan KRS, hal wajib untuk di lakukan untuk memulai kuliah semester mendatang. Tapi lain halnya dengan Lintang, cewe imud yang kan menjadi mahasiswa semester tiga ini kelihatan lesu saat melangkah di pelataran kampus, kenapa enggak?? Sudah dua semester ini ip_nya anjlok terjun bebas tanpa sabuk pengaman (mang terjun payung???) dan sudah berkali-kali pula dia di omelin dosen walinya, mungkin kalau di rekam jadi satu kaset bolak balek tuh hehehe…..

“hai Lin,…. kok lemes sih?” Rendra bertanya

“ga papa kok, Cuma lagi badmood ajah” jawab Lintang

“kok badmood sih??? Knapa?? KRS_an bareng yuukk??”

“gag lu duluan ja, ntar gue nyusul, masih mau ketemu dosen wali ada kultum dadakan” jawab Lintang sambil ngeloyor pergi.

***

“ ya ampun Lintang, kamu itu sudah mahasiswa gag boleh nakal lagi, kalau ip_mu terus2an begini kamu bisa di DO loh, niat ga sih kamu kuliah??? Bla…. bla… bla ….!@!#@$##%^…………” omel bu dosen.

Entah kenapa suara bu dosen yang menggema itu saat masuk ke kepala Lintang berubah menjadi bla bla bla dan blenk blenk blenk….., munkin karna kecanggihan sistem kerja otaknya yang bisa mensensor suara bu dosen atau mang kupingnya yang error??? Tau ah…. hahaha………………..

“ia gag tau juga buk, perasaan Lintang uda belajar kug, dan pas ujian Lintang ngerasa bisa kok” jawab Lintang.

“tapi buktinya ip_mu hancur total dua semester ini”.

***

Pertemuan singkat padat nan tidak jelas dengan bu dosen membuat Lintang semakin sedih memikirkan nilainya. Jauh di lubuk hatinya  yang paling dalam, Lintang merasa menjadi orang yang paling nggak berguna di dunia ini L, dia merasa telah gagal ngebanggain orang tuanya dengan nilai yang seharusnya bisa membuat orang tuanya bisa tersenyum bahagia.

“hey Lin…. ngambil sks berapa???” kata salah satu temen Lintang.

“ngambil dikit kok, ip_q kecil, kalo kamu berapa??” sahut Lintang.

“ow ip_nya kecil to??? Pantes…… aku ya biasalah ngambil maksimal donk, ip_ku kan gag kayak ip_mu” sindirnya.

“ haduh ne anak, emang dasarnya sinting apa baru kesambet setan perpus ya?? Ngomong kok se enak perutnya”. Batin Lintang sambil merengut.

***

Minggu pagi~~~

Pas buka rumah, Lintang terkaget-kaget melihat setangkai mawar merah dan sebungkus coklat tergeletak de teras rumahnya. Ia mengambilnya dan berlari ke depan gerbang, berharap bisa tau siapa yang menaruh bunga dan coklat itu. Ternyata jalanan sepi, kosong, nan melompong………………….. yang ada hanya sopir tetangganya yang doyan banget cengar cengir sama Lintang dan punya potongan rambut klimis, abis gara-gara tiap hari di kasih minyak jelantah hahahahaa………….

huh…. Lintang jadi kesel sendiri. Lintang membuka kartu yang tertempel di bungkus coklat tertera tulisan “UNTUK LINTANG” hmm….

“siapa sih ne orang??? Maksudnya apa coba? Mana sok sok misterius gitu pula…huuu….kagak jelas, mana ngasihnya bunga lagi, kalo mw ngasih kenapa gag skalian mobil  gitu kek,… .” dasar Lintang, dengan cueknya dia ngedumel di depan bunga misterius itu.

***

Mendapat gelar peraih ip jelek gak cukup membanggakan bagi Lintang atau yang laennya. Ya iyalah….gelar kok ip jeleg…… mana ada buk??? Hahahahaha. Tiap hari seperti di kucilkan, hampir secara sukarela mereka gak mau kelompok sama Lintang, huuuuu dasar maunya ma yang pinter-pinter mulu.

Lintang bukanlah orang yang suka menyerah pada keadaan, sekeras dan sesulit apapun dia berjanji pada dirinya sendiri untuk tetap melangkah karna tuhan tak memberi apa yang kita inginkan melainkan apa yang kita butuhkan dan dia juga yakin semuanya itu akan indah pada waktunya, tinggal menunggu kapan waktu itu akan tiba.

***

Dear cuty~~~~

May i share??? Just little more writting……

Do you know?? It’s a bad day or maybe there has been no good day for me,, i dont know…………..

I’m really convious, while the problems always appeared such no ending anymore in my life,, L as i think about future, the tears would be coming down from my eyes~~~~ is it wrong if i worry of my own life??? Hah?? Is it wrong??? Why there is no such a chance for me to have a normal and happy life??? Why?? Why??? i dont know what it should be,, in my thinking i just wanna do what i’m able to do,, yah probably is like other persons wanna do either rite??? Live is  never change, that’s why i shouldn’t just waiting for what will happen to my destiny,, i should do thing that is unregretfull. Something is lost will not be back such an example as the time, that’s also why i should get up before they get me up,,,~~~

Hmmm…………….. hari ini gak begitu indah, semoga besok lebih indah ya kan cuty??

_leen_tang_

Lintang menutup diary dan mengakhiri aktifitas rutinnya sebelum tidur itu, sambil memejamkan mata berharap katika ia bangun besok pagi, semua masalah akan selesai……

***

Titit…. titit…. titit…

Bunyi sms dari hp pemberian mama waktu ulang tahun Lintang yang ke-18 membubarkan mimpi indahnya pagi ini……

“Dalam Waktu yang tak terhingga Kucoba untuk menunggu Akan sebuah cerita yang terbaik Walau ku tak tegar menghadapinya Tapi ku yakin inilah sebagian dari rahasia-Nya yang begitu indah Untaian bait-bait kata yang ku nanti Angan nan jiwa yang kan di isi Kerinduan yang bercampur keinginan tak bertepi Genangan hasrat tuk memiliki walau tak sepenuhnya Nampakkanlah wahai bidadariku Engkau akan memberiku suatu arti dalam hidup ini, met pagi putri”

“Haduuu ne orang salah kirim kali ya? Pagi-pagi udah sok puitis, bikin yang baca mabuk aja…. hellow……………….. nama ku LINTANG bukan PUTRI” Lintang ngedumel sambil nguap gara-gara masih ngantuk (bisa di bayangin ga sih ekspresinya?? hihihiiii). Dia mulai memencet-mencet tombol buat balas sms misterius itu.

“ok makasii banyak buat yang ngirim pidato neh, eh maksud gue puisi, tapi sorry kayakx salah org deh gue Lintang bukan putri……. lagian ne masih jam berapa??? Jam-jam goblok ko uda kirim pidato eh puisi mksudx, gue ga tw lu sapa and mw apa,, yang gue tw gue sampe mabuk nerjemahin kata2 lu, laen kali pake bahasa bumi aja ya???” tittt…. pesan terkirim dan langsung melempar hp, kembali menarik selimut sambil ngedumel gak jelas sampai dia terlelap kembali. Dasar Lintang penyakit ngedumel kayaknya memang udah mendarah daging, tertanam di memory, dan terukir di sanubarinya…. wuezzzzz lebbay amat sih hahaha…….

 

________________________________to be continued_______________________________________________________

 

Penulis:

sooner or later it's over

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s