Posted in Uncategorized

MESKI TAK MUNGKIN

“hai apa kabar?”. Aku memberanikan diri untuk mengirim sebuah sms padanya. Rasa rindu sudah memuncak tak terbendung dalam hati.

“baik, maaf ini nomornya siapa?”.  bingung, terkejut, marah dan kaget, campur jadi satu. owh jadi selama ini dia nggak menyimpan no.ku?

“kenalin, aku Fia”. balesku. tak tau lagi mau nulis apa, pikiran-pikiran jelek berkecamuk tak menentu, aku hanya diam tapi ku biarkan kedua malaikat di pundakku berselisih faham.

“oh hahay, maaf-maaf aku belum nyimpen no.mu yang ini”.

“enggak apa-apa” balasku.

“lagian no, kamu banyak banget sih? aku cuma nyimpe no.mu yang satunya”. jelasnya. hanya menyimpan no. ku yang satunya atau bahkan tak ada yang akau simpan sama sekali?. batinku merenung membiarkan malaikat di kedua pundakku mempertahankan pendapatnya masing-masing.

“no. ku hanya dua, dari dulu tetap dua” balesku lagi.

“ok”. balesnya. Tetap seperti dulu cuek, tak peduli, meski aku sudah susah payah mengesampingkan ego untuk sebuah sms itu.

“hmmm…. Kemana aja nih lama tak ada kabar?”. Tanya ku lagi tak ingin sms ini cepat berakhir.

“ada kok, Cuma lagi sibuk aja”.

“bentar deh, kamu tau kan lagi smsan sama siapa?”. Tanyaku ragu melihat sikapnya yang begitu dingin.

“Fiya” jawabnya singkat.

“Fia bukan Fiya”. Balesku mencoba mencairkan suasana dingin ini.

“iyah fia sayang maksudnya”. Balesnya . membuat ku terlonjak, bingung.

“hah?” kebingungan memaksaku untuk segera mangetikkan sms balasan kepadanya.

“kamu tau lagi sms sama siapa?” balesnya. Melihat kebingunganku.

“emm, Doni”

“sukurlah kalo nganggap begitu”. Balesnya lagi membuat kebingunganku semakin mendarah daging rata dengan tanah.

“emang ini bukan yang punya hape?”. Tanyaku merasa di permainkan.

“maaf aku temennya”. Rasa kecewa menjalar ke seluruh urat nadi. Tak terbendung.

“yaudah, salam aja sama yang punya hape trims”. Balesku. Kecewa. Aku mengakhiri percakapan sms itu dengan rasa kecewa, bahkan untuk sekedar sms pun dia tak mau. Oh God……. Kekecewaan itu terjadi hanya sepersekian detik sebelum muncul sms dari no. yang sama “Doni”.

“kau tau, aku sangat merindukannya, tapi aku tak tega untuk menyakitinya lagi. Tadi Fia sms dan aku mencoba mengabaikannya.”

Bingung. Dan sebelum kabingunganku selesai, ponselku sudah berteriak disusul dengan sms berikutnya.

“maaf salah kirim.” Tulisnya kemudian. Tuhan …… apa aku mimpi? Dia benar-benar merindukanku?….

Aku tak pernah tau apa mimpi bisa menjelma menjadi nyata….

Aku tak tau apa kedua malaikat di pundakku bisa seiring berjalan bersama…

Dan aku juga tak tau tentang takdirku dengannya……

Yang aku tau, aku merindukannya meski aku tak mungkin memilikinya…..

Penulis:

sooner or later it's over

4 thoughts on “MESKI TAK MUNGKIN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s