Posted in Awan biru, Duniaku, pelangi senja, Untukmu

Tentang Hari Kemaren

sekitar jam 10 pagi aku berangkat menuju kampus, berjalan gontai di pelataran dan saat aku lihat jam sudah menunjukkan jam 10 lebih sekian, segera ku percepat langkahku, tak ingin terlambat ujian fisika statistik hari ini. mendebarkan memang.. mengingat aku tak punya perlengkapan apa-apa untuk mata kuliah yang satu ini, dan karna berhubung ujiannya open book, aku bisa sedikit bernafas lega. sampai akhirnya aku bisa menyelesaikan tanpa suatu halangan yang berarti sebelum jam ujian berakhir. aku keluar kelas berjalan sendirian ke hima (sekre himafi) karna saat itu memang belom banyak yang selesai mengerjakan ujian

“ilmiiiiiiiiiiiiii.” seseoarang membangunkan lamunanku, kebiasaan ku kalo lagi jalan sendirian. aku melongok mencoba melihat siapa yang memanggilku.

“ada apa?” jawabku setelah tau ternyata itu temanku yang memanggil.

“bantuin aku ngerjain Delphi.” katanya mengiba.

“iya kalo aku bisa๐Ÿ™‚.” jawabku. padahal tujuanku kesana ingin upload video pake wifi kampus biar cepet, dan pulang…. badan terasa penat setelah berhari manatap tugas tanpa menghasilkan suatu yang apapun.

“punyaku juga ilmii, dari tadi malah gak bisa jalan programnya.” salah satu temanku yang lain datang menghampiri.

“hemm, kenapa jadi tanya aku semua??? aku aja baru selesai.” batinku menggumam.

Dan setelah itu aku sudah bergabung dengan mereka mengerjakan tugas ujian akhir itu, bahkan sampai lupa dengan tujuan utamaku upload video. Waktu berjalan sangat cepat, tak terasa jam tangan ku sudah menunjukkan pukul 6 sore, aku baru ingat dengan tujuan ku upload video tapi gimana? laptopku saja sudah di pakai, dan malah banyak yang mengantri memakainya karna hanya di leptopku semua aplikasi yang di butuhkan tersedia (webcam, camstudio, camtasia, delphi 7).

“aku mau pulang” aku nyelettuk di tengah kesibukan mereka. Dan aku merasakan banyak pandangan tertuju ke arahku.

“lapo muleh?? sek ta mii aku urung mari iki, gak seaken aku ta?? (ngapain pulang? tunggu mii aku belom selesai ini, gak kasian aku ta?)” kata salah satu temenku menanggapi.

“iyow mii, kene sek ta?? (iya mii, disini aja)”. yang lain menimpali.

“aku laper, dari pagi belom maem :(” sahutku.

” yow mari ngene mangan bareng (iya ntar lagi makan bareng-bareng).” katanya lagi.

Mendengar perkataan teman-temanku aku mengurungkan niatku untuk pulang, makan, dan tidur. Aku jadi berpikir bisa-bisanya aku masih memikirkan diriku sendiri saat teman-temanku juga lelah, lapar, dan malah kebingungan. Dan akhirya aku makan ala himafi (sebutan makan bersama seadanya di himfi) bersama teman-temanku itu dengan celoteh dan canda tawa dimana-mana yang menyebabkan capekku hilang meski untuk sejenak, karna semakin malam kebingungan kami tambah besar karna deadline pengumpulan tugas yang sudah dekat, jam 12 malam. Waktu berjalan sangat ringan, seringan angin malam yang berhembus malam itu dan disertai hujan lebat. sampai akhirnya satpam penjaga kampus pun datang menghampiri kami, dan menanyakan kapan kami akan selesai karna kampus akan segera di tutup, dan otomatis kami harus mencari tempat lain saat itu, saat deadline pengumpulan tugas tinggal satu jam lagi. bisa di bayangkan bagaimana perasaan kami saat itu, lebih tepatnya perasaan teman-temanku yang tugasnya belom selesai. akhirnya saat jam menunjukkan pukul setengah 12 satpam kampusku pun mulai kehabisan kesabarannya saat menghampiri kami kembali yang masih tak bergeming di tempat. pak satpam pun marah dan mengusir kami hahaha,, terpaksa kami harus menghabiskan waktu mengerjakan tugas malam itu di post satpam karna disitu memang ada colokannya. satu persatu dari teman-temanku selesai mengerjakan tugasnya, dan ketika sadar waktu sudah menunjukan pukul 1 malam, hah?? satu malam?

“ilmii mau pulang ta?? ini uda hampir selesai kok, gak apapa di tinggal, besok kamu kan ada ujian?? kita nggak” tiba-tiba salah satu temanku entah kenapa ingat dengan ujian ku

“ilmii maaf ya ngerepotin, ayow tak anter pulang”. kata temenku yang satunya.

Temanku mengantarku pulang duluan, padahal mereka semua pada belom pulang. Sampainya di kos bukannya belajar aku malah tergeletak kecape’an setelah sholat isyak, dan bangun-bangun bingung uda jam 5 pagi tapi belum belajar sama sekali, ujian hari ini adalah Fisika modern, sulit??beh… jangan di tanya, bagi mahasiswa dengan otak seadanya sepertiku ujian fisika modern tanpa belajar, dan berangkat dengan mata panda yang masih terkantuk-kantuk tentu sangat menyeramkan… apa jadinya nilaiku ntar?? terserahlah.

itu ceritaku kemaren, kapan-kapan aku sambung lagi ya๐Ÿ™‚

Penulis:

sooner or later it's over

18 thoughts on “Tentang Hari Kemaren

  1. ๐Ÿ™‚
    aku gak bisa sperti ilmi, atau zumar, atau siapapun yg lain, yg mampu trus berkorban tanpa lelah. pd akhirnya, aku lebih mmilih utk mngutamakan diriku sndr ktimbang org lain. haha. semangat! jangan mniru aliran sesatku๐Ÿ˜‰

    1. saya juga merasa egois dg meninggalkan teman2 dan lebih mementingkan “hidup” saya , tapi mau bagaimana lagi , itu tanggung jawab saya thd orang tua , saya ga mau telat lulus dan mengecewakan beliau2๐Ÿ˜ฆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s