Posted in Awan biru, Duniaku

Teruslah Memancing Emosiku, dan Lihat Apa Yang Terjadi

                                 Malam ini entah apa yang ada di pikiranku yang jelas aku lagi sueeeeebel banget sama sebut saja bunga   akar, nggak tau apa maunya yang jelas kayaknya dia hobiiii banget bikin aku kesel, Astaghfirullah………….. (ngelus dada),, dia temanku orang biasa bagiku tapi kok ya ampuuunn,, aku sih biasa ja kalo misalkan barangku ada yang gak cocok sama dia, toh itu barangku bukan barangnya dia, gak perlu dong dia repot-repot mindah barangku tanpa seijinku. kalo emang itu tempatnya ya udah jangan di obrak abrik….. tambah hari kayaknya dia makin mancing emosi, mungkin karena aku sering ngalah dengan pergi ke tempat orang lain, atau jarang diam di tempat yang ada “dia”nya. apa salah kalo aku marah saat dia dengan sengaja mulai mindah barang2ku yang emang udah ada di tempatnya, dan bukan ditempatnya dia tanpa seijinku? apa aku salah kalo aku marah saat dia dengan sengaja menyindirku karena aku jarang pegang buku dan dia menghadap leptopnya seperti sedang belajar (padahal fb an)?? ,  aku sadar, yang bermasalah itu aku, bukan dia, ya bukan dia tapi aku….. aku yang gak bisa sabaran, pendendam, dan gak suka dicampuri urusannya sama orang apalagi dia, yang jelas-jelas bikin aku mual (dengan sendirinya). Dia gak tau apa yang bisa aku lakukan saat aku sedang mendendam,,, membanting barangnya?, menyindir balik?, menjambaknya? atau bahkan membunuhnya??? entahlah….. yang jelas aku tak menjamin aku tak melakukan apa-apa kalo dia masih memancing emosiku seperti ini.

                              ya Alloh maaf kan aku karna gak bisa jadi orang yang penyabar, aku bukannya gak mau… aku udah nyoba, tapi…… nihil, tidak ini masih proses. unless i’m talking about the bed side of hers, i just want to make my heart free, no bad thing inside. i hope everything’s gonna be just fine

Penulis:

sooner or later it's over

50 thoughts on “Teruslah Memancing Emosiku, dan Lihat Apa Yang Terjadi

  1. sabar ada batasnya….. terlalu sabar terus di lecehkan.. sesekali kasihlah pelajaran.. bukan ngompori, tapi perlu juga menunjukan bahwa kita itu ada…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s