Posted in Awan biru, Duniaku

Hash >.< …………………….

Teruslah Memancing Emosiku, dan Lihat Apa Yang Terjadi

Mohon tidak dibaca, Tulisan ini ditulis dalam keadaan emosi yang teramat sangat

#1

Dia : “ilmii kamu proposal sekarang ya??”

Aku : “iya, kenapa?”

Dia : “oalah enak banget ya jadi kamu gak usah pusing-pusing mikir masalah skripsi”

Aku : “………”

Woooyyy maksutnya apa??? Nyindir?? Terus kalo pusing gara-gara skripsi itu jadi keren banget gitu? Bah bulshit….

Dia : “memangnya kamu ngambil judul tentang apa ilmi?”

Aku : “ngukur koeffisien muai softlens pake interferometer Michelson. Kamu apa emang? Kok sampe pusing banget? Obat udah gak mempan ya ??” *sambil ngempet emosi*

Dia : Oalah Michelson to? Gampang banget itu, kok enak kamu dapet judul kayak gitu? Lah aku? Sampe jungkir balik skripsiku gak tau harus ngapain.

Aku : *berbisik* “mati aja sana, kalo udah gak sanggup”

Dia : “apa?”

Aku : “ah nggak papa hehe”

#2

Dia : “kenapa kamu ilmi, kok pucat?”

Aku : “iya, pusing” *sambil mijat-mijat kening*

Aku memang sering pusing, sering banget malah dan itu sangat mengganggu apalagi kalau datangnya di waktu yg gak tepat (emang ada waktu yg tepat untuk pusing?) dan aku? Percayalah aku lebih gak suka dengan keadaanku yg begini dari pada kalian yang sampe bosen mendengarnya.

Dia : “kamu kok pusing terus sih mik?” *dengan ekspresi setengah melotot yang entah heran, nyindir, bosen ngeliat aku yg sering pusing atau apalah”

Aku : *mangkel* “ya nggak tau loh”

Dia : “pusing kok terus, gak kreatif ah” *sumpah meski guyon, kudu tak sumpahin nular nih pusingku atau bahkan kamu ngalamin yg lebih parah*

#3

 Aku orangnya kagetan, terutama saat sedang tidur, aku akan langsung terbangun saat mendengar sesuatu sekecil apapun bunyinya (nggak tau itu bisa disebut kelebihan apa kekurangan), diperparah jika aku terbangun karena kaget tadi jantung rasanya berdetak lebih kencang seperti habis mimpi buruk dan parahnya lagi aku tak kan bisa tidur lagi disertai emosi yang meluap karena mata yang ngantuk tapi nggak bisa tidur *aneh kan??* memang……

Aku : *sedang berusaha tidur, karena entah kenapa pulang kuliah rasanya capek, ngantuk tapi sulit sekali untuk tidur (seperti biasa)*

Dia  (1) : *kreeekkkk (membuka pintu kamar, clingukan) “wah ilmi tidur ternyata”

Aku : *kaget denger suara pintu kamar terbuka* “kenapa?”

Dia (1) : “hehehe gak papa” *terus nutup pintu lagi, pergi*

Aku (1)  : *kaget belum selesai, kecampur marah, mencoba untuk tidur lagi*

Beberapa menit kemudian….

Dia (1)  : *kreeekkkk (membuka pintu kamar, clingukan)*

Aku : *kaget (lagi) denger suara pintu kamar terbuka* “kenapa lagi?”

Dia (1)  : *dengan polosnya “hehe gak papa kok”

Aku : “grrrrrrrrrrrrrrhhhhh” *nahan emosi, ngelus dada, mencoba untuk tidur lagi*

Beberapa menit kemudian….

Dia (2) : *kreeekkkk (membuka pintu kamar, clingukan)*

Aku : *marah, kaget (lagi dan lagi) denger suara pintu kamar terbuka (lagi)* “ada apa sih?”

Dia (2) :”gak ada” *nutup pintu terus pergi*

Aku : *emosi tingkat kabupaten*

Beberapa menit kemudian (lagi >.< )……

Dia (1) : *kreeekkkk (membuka pintu kamar, clingukan)* “ilmii aku pinjem helm dong”

Aku : *nahan emosi tingkat propinsi* “udah di pinjam nani tadi” *sambil berusaha tersenyum*

Oke, nggak penting memang emosi dengan sesuatu yang mungkin menurut orang itu hal biasa, tapi entahlah kenapa emosiku mesti tak bisa mentolerirnya, terserahlah apa anggapan mereka, toh aku nggak ganggu mereka, “what the hell they are thinking about me”

ohohoho c’moonnn, you really don’t know what i can do when i’m mad, when i’m bearing malice, i can do everything u never thought i could do before, but…. yeah it’s okey, i start acting like there is no anything,,, like everybody does i guess……

well that’s all……………..

Penulis:

sooner or later it's over

5 thoughts on “Hash >.< …………………….

  1. dia yang pertama itu bukan aku kan ya? perasaan aku gag pernah bilang michelson gampang.
    tapi, btw yang pertama itu yo aneh banget ya. masak bilang gini “oalah enak banget ya jadi kamu gak usah pusing-pusing mikir masalah skripsi”. maksudnya? bukannya habis proposal, skripsi juga?😀

    1. yah itulah tus….. yang nggarai mangkel, mungkin niatnya pamer, “ini loh aku wes skripsi, kamu masih proposal” mungkin loh ya

      *maklum lagi sensi kalo di singgung masalh gituan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s