A Week Piclit Challenge #1 : Anakku

A Week Piclit Challenge by Enya

“Ayo sudah malam, waktunya bobok sayang.” Kataku sembari mendekatimu yang sedari tadi hanya duduk menemaniku dengan pekerjaan kantorku.

“Mili beyum ngantuk mah.” Katamu sambil tersenyum menatap keluar jendela dan tetap duduk disampingku.

Ah Mili, malaikat kecilku, entah apa yang sedang kau lihat sekarang, hatiku selalu hancur melihatmu seperti ini. Dunia seakan tidak adil terhadapmu, terhadap malaikat kecilku yang bahkan belum tau tentang dosa itu.

“Tapi mili besok kan harus sekolah sayang.” Kataku tersenyum, aku yakin dia tau aku sedang tersenyum kearahnya meski dia tak sedang menatapku.

“Tapi Mili masih mau nemenin mamah dicini.” Suara kecilmu selalu terdengar lucu saat sedang ngotot untuk sesuatu.

“Yasudah, kalau Mili sudah ngantuk nanti bilang mama ya.” Kataku sekali lagi sambil tersenyum.

“Emm.” Jawabmu sambil mengagguk dan mengacungkan jempolmu entah pada siapa.

“Mama disebelah sini sayang.” Kataku tak kuasa menahan air mataku sambil kuputar arah jempolmu kearahku, kau tersenyum dan tetap menatapku dengan tatapan kosong itu, tatapan kosong sekosong matamu, Anakku.

Untuk Enya, Septi, Tutus, Fiqih dan Atut

Iklan

18 respons untuk ‘A Week Piclit Challenge #1 : Anakku

  1. Ping-balik: Ken | Tikatiko Tale
    • iya tus, nggak tau kenapa (bukan juga karena sama kayak namaku yang di bolak balik) 😀

      iya tus aku juga sedih, gara2 tutus sedih #loh?? 😆

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s