Posted in Awan biru, Duniaku, Untukmu

A Week Piclit Challenge #3 : Tidak Mungkin

A week Piclit Challenge : Septi

“Aku hamil”. Bisikku mesra, saat kekasihku seperti biasa sedang menikmati setiap lekuk tubuhku.

Aku menyangka dia akan kaget, tapi ternyata dia hanya diam saja seakan aku tak mengatakan apa-apa.

“Rani, aku hamil”. Ulangku sambil memegang tangannya yang sedang asik dengan tubuhku. Tapi ternyata dia hanya membalikkan badannya serasa mendengar sesuatu yang wajar.

“Lantas kenapa? kita bisa membesarkannya bersama-sama kelak, aku takkan meninggalkanmu Mili”. Katanya dengan santainya.

“Rani, bukan itu maksutku, aku… aku bingung kenapa aku bisa hamil?, padahal kita kan….”. Ah tak kuasa aku meneruskan kata-kataku.

“Ayolah Mili, kita sudah sama-sama dewasa, kita juga tahu kita sudah sering melakukan itu, kenapa kamu masih bingung? aku disini, aku akan bertanggung jawab dan gak akan pernah meninggalkanmu”.

“Rani pleaseย kau pasti tau maksudku, aku kamu tak kan mungkin bisa menghasilkan anak, aku tak mau dianggap wanita murahan yang saat bosan dengan pasangan lesbinya lantas mencari pria untuk memuaskan nafsunya”. Kataku tersengal-sengal membuatnya berhenti menciumiku.

“Sudahlah Mili, mungkin Tuhan sedang berbaik hati pada kita dengan memberi kita anak, tak usah terlalu dipikirkan”. Katanya sambil bangkit dari tempat tidur dan meninggalkanku.

“Temani aku besok kedokter, aku ingin memastikan aku benar-benar hamil atau tidak”. Teriakku sebelum dia menutup pintu kamar.

***

“Ibu Mili Rahayu, silahkan masuk”

“Terima kasih dokter”.

“Roni?? kamu benar Roni kan? ini ibu nak, Astaghfirulloh …. kenapa jadi begini? kamu… kamu sekarang jadi perempuan?”. Kemudian dokter itu pingsan, begitupula denganku.

Tulisan ini diikutsertakan dalam A Week Piclit Challenge untuk Septi, Atut, Enya, Fiqih dan Tutus

Penulis:

sooner or later it's over

8 thoughts on “A Week Piclit Challenge #3 : Tidak Mungkin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s