Posted in pelangi senja

Kumbang dan Lebah

 

yellow-beetle-1280-1024-1558

Lebah : Kumbang, kau temanku yang paling baik, kau selalu ada saat aku butuh. Terimakasih untuk semuanya.

Sang lebah dengan bersungguh-sungguh mengucapkan terimakasih pada sang kumbang, sahabatnya. Satu-satunya orang yang mau menemaninya saat di perlukan.

Kumbang : santai saja lebah, aku kan temanmu sudah sewajarnya aku selalu ada untukmu.

Lebah : satu lagi kumbang, bisa kah kau membantuku memilih mana bunga yang bagus untuk di hisap sarinya sehingga aku bisa menghasilkan madu yang bagus? Setelah itu aku tak akan meminta pertolongan mu lagi, aku tak kan merepotkanmu lagi.

Kumbang : oh, ya tentu saja…. Aku ahli dalam memilih bunga untuk dihisap sarinya, tapi aku gak ahli dalam menghasilkan madu

Kata kumbang bersedih, seraya menundukkan kepalanya.

Lebah : ah itu kan ada ilmunya kumbang, hanya lebah yang tau caranya. Tapi tenang saja nanti kalo aku sudah bisa menghasilkan madu aku pasti mengajarkan caranya kepadamu, sekarang kamu bantu aku dulu ya?

Kumbang : benarkah??? Terimakasih lebah. Kau memang temanku yang paling baik. Aku pasti akan membantumu sekuat tenagaku.

Dan sang kumbangpun tanpa kenal lelah terbang kesana kemari untuk mencari kebun bunga terbaik untuk lebah sahabatnya. Siang malam ia menemani sang lebah yang sedang menghisap sari dari bunga-bunga terbaik. Dia selalu setia menemani tanpa pernah mengeluh. Letih dan lelah pun ditahannya dan disimpannya sendiri demi sahabatnya itu.

Hingga suatu hari….

Lebah : akhirnya aku berhasil menghasilkan madu terbaik, terimakasih kumbang. Aku akan pulang dulu ke sarangku menemui keluargaku dan memberitahu mereka bahwa aku sudah berhasil menghasilkan madu. Tunggulah disini aku akan kembali untuk menemani dan mengajarimu cara menghasilkan madu dari sari bunga yang kau hisap.

Kumbang : iya lebah, aku akan menunggumu disini, menunggumu untuk mengajarkanku cara menghasilkan madu, aku sudah tidak sabar.

Dan kemudian pulanglah sang lebah ke sarangnya, tempat dimana semua anggota keluargnaya berada. Di lain sisi, sang kumbang selalu menunggu kedatangan sang lebah akan tetapi sang lebah tak kunjung datang, dia mengingkari janjinya. Tinggalah sang kumbang yang hanya bisa menghisap sari bunga tanpa bisa menghasilkan madu. Sang kumbang pun kecewa, kecewa karena persahabatan yang dia yakini akan selamanya ternyata berakhir begitu saja saat semua keinginan sang lebah terpenuhi.

Penulis:

sooner or later it's over

4 thoughts on “Kumbang dan Lebah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s