Posted in Awan biru, Duniaku, pelangi senja

Aku

               Beberapa minggu ini mungkin aku telah berubah, mungkin juga mereka yang berubah, atau mungkin juga lingkungan yang berubah? ah entahlah. Banyak yang sering mempertanyakan perubahanku, “ilmi ada masalah?”, “Kon lapo?”, “awakmu galau a ilmi?” dan masih banyak lagi pertanyaan yang lainnya.

                  Kalau aku harus menjawab jujur, sebenernya aku juga nggak tau apa yang terjadi, mungkin ini hanya efek atau bahkan akumulasi dari kejenuhan, kebosanan, dan BEBAN. Sudah seringkali aku terbangun tengah malam karena mimpi buruk, skripsi, kuliah, hidup, dan ahhhrgggggg kalau saja aku bisa teriak sekencang mungkin. Aku juga sering lupa melakukan sesuatu, Lupa makan, penglihatan semakin kabur, sering migrain, dan yang lebih parah tak jarang pula aku berjalan entah kemana dan baru sadar saat di tengah jalan, tidak… aku tidak melamun, aku hanya seperti bingung, seperti orang linglung, atau aku sudah setengah gila?  heyyy anybody  feels like what happen to me out there? i need your help😦 .  Aku mengalami fase saat aku sendiripun mungkin tak bisa menolong, ah entah apa namanya itu.

                     Aku menjadi sangat sensitif dengan pertanyaan yang mungkin sebenarnya biasa, tapi entah kenapa menjadi berbeda saat masuk ditelinga maafkan aku yang begitu “Skripsimu gimana?”, “ndang digarap iku lo skripsimu”, awakmu kurang opo seh kok suwi nemmen”, dan masih banyak lagi yang menurutku itu tak layak untuk di ucapkan didepan orang yang sedang terjangkit virus seperti aku sekarang, yeah i’m in cranky condition mereka tidak tau apa yang udah aku lakukan untuk menyelesaikan semua permasalahanku, termasuk skripsiku. percayalah aku lebih bosen daripada kalian yang tau kalau skripsiku belum selesai. aku lebih jenuh  darpada kalian yang hanya sekedar tau dan tidak mengalami langsung, aku lebih marah daripada kalian yang tidak suka dengan keadaanku begini. Aku juga benci sama orang yang hanya bisa sok bijak menyuruh menasehati untuk begini saja, atau begitu saja. tapi tak ada kontribusi apapun >.< “I need Inspiration, not just another negotiation”.

                    Dan akhirnya aku menangis, tiap malam aku menangis, ternyata aku tak sekuat yang aku duga, aku rapuh, aku cengeng,……. aku tak bisa membendung bulir-bulir airmata yang memaksa keluar dari mata,…. Tuhan, aku tak meminta kepadamu untuk memberiku segala yang ku inginkan, aku hanya memohon agar aku tak menangis kalau ternyata aku tak mendapatkan apa yg aku inginkan.

Penulis:

sooner or later it's over

8 thoughts on “Aku

  1. trust me I feel the same way like you, I lost my excitement in reading can you believe that? Aku juga baru bikin postingan mengenai ini Ilmi. Anxiety, that’s what it calls.
    Nggak pengin refreshing sama aku mi? Siapa tau kita bisa sama-sama jadi pendengar yang baik. Atau coba deket sama pohon (atau ngomong sama pohon, nggak gila kok aku pernah baca ini bisa menurunkan tingkat adrenalin kita) I call it the oxigen sake.
    It’s allright mi, nggak apa-apa. Bentar lagi semua selesai kok, tinggal bentar lagi. In the meantime aku kasih senyumku yang paling lebar deh buat Ilmi😀😀😀

    1. iya nya bentar lagi, sooner or later it’s over… i believe it as well🙂 ayo nya refreshing kemana aja deh🙂 ngomong sama pohon ya??? emmm bisa dicoba deh ntar, udah bosen soalnya ngomong sama michelson …… makasih senyumnya enyaaaa, *big hug*

      1. aku juga ndak begitu tau nya, jarang keluar… aku anak kost yg baik dan berbudi pekerti luhur😆 yang jelas kayaknya pantai, tempat makan, gitu boleh nya hahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s