Posted in abu-abu, Untukmu

[prompt #52 ]:Perpustakaan Nyonya Frederica

Aku baru pindah kesini saat aku masih duduk dibangku SMP. Rumahku tak begitu jauh dari sekolah, aku harus berjalan sekitar 15 menit dan melewati rumah nyonya Frederica yang misterius dengan sebuah perpustakaan besar disamping rumahnya. Kata orang nyonya Frederica jarang keluar rumah, dia selalu berada di dalam perpustakaannya yang besar itu.

sumber

Ah andai saja aku bisa memiliki perpustakaan seperti nyonya Frederica aku pasti akan melakukan hal yang sama. Bukankah berada diruangan yang dikelililingi tembok besar dan tinggi yang seluruhnya adalah buku itu menyenangkan? Tempat itu pasti surga

Suatu hari aku diam-diam menyelinap ke perpustakaan nyonya Frederica, aku ingin sekali melihat koleksi-koleksi bukunya. Perlahan aku membuka pintu yang menurutku lebih seperti pintu di sekolah sihir Hogwart. Aku terpana. Semua dindingnya benar-benar tertutup oleh buku. Aku lupa kalau aku adalah tamu tak diundang disini. Aku meraih salah satu buku yang berjudul “ERICA” kemudian aku meraih buku lain judulnya “STELLA”

“Aneh” pikirku. “Kenapa judul bukunya semua seperti nama orang?” saat belum habis keherananku seseorang muncul dari balik pintu

“Bagaimana Mili, adakah salah satu dari buku itu yang menarik hatimu?” nyonya Frederica tiba-tiba muncul dengan segelas jus strowberi.

“eh aku aku… maaf nyonya fred aku masuk perpustakaanmu tanpa ijin” aku merasa tidak enak masuk seperti pencuri.

“Ah tidak apa-apa. Kau mungkin akan betah tinggal disini nantinya. Kau suka tempat ini bukan?” katanya sambil menyodorkan segelas jus strowberi yang sangat menggugah seleraku.

“iya nyonya Fred, aku suka tempat ini” aku mulai mengantuk setelah minum jus itu. Aku membuka buku yang berjudul ERICA yang sedari tadi aku genggam. Aku berjalan menuju pojokan, disitu terdapat sofa empuk dengan lampu penerang diatasnya. Ah tempat ini benar-benar sempurna. Batinku.

Aku mengerjapkan mata beberapa kali. “Aku pasti ketiduran” Batinku. Aku seperti berada di ketinggian, aku mencoba mengusap mataku, tapi aku tidak bisa merasakan apa-apa. Aku tidak bisa merasakan kaki dan tanganku. Satu-satunya organ yang masih bisa aku fungsikan hanya mataku. Aku berada di deretan buku-buku nyonya Frederica. Aku melihat nyonya Frederica tersenyum ke arahku sambil membuka daftar koleksi buku barunya dan mulai menulis “MILI” disana.

Aku terbelalak. Itu itu aku.

Penulis:

sooner or later it's over

3 thoughts on “[prompt #52 ]:Perpustakaan Nyonya Frederica

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s