Diam

“Apa kau akan pergi?”

“Iya, ini impianku jadi aku harus pergi”

“Kapan kau akan kembali”

“em… 2 tahun lagi mungkin, doakan saja secepatnya”

“……..”

“kenapa diam?”

“aku nggak tau harus ngomong apa, harus gimana? aku juga gak tau kedepannya bakal seperti apa”

“…….”

“sekarang malah kamu yang diam”

“aku gak tau mesti jawab kamu apa”

“………………………..”

“………………………..”

Iklan

4 respons untuk ‘Diam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s