Posted in Awan biru, pelangi senja

Selayaknya Hukum Murphy

Apa kabar Luna?….

Malam ini kamu terlihat cantik seperti seharusnya. Sudah lama aku tidak bertemu denganmu, tapi Luna bukan berarti aku tidak tahu apa-apa tentangmu, ya selama ini aku memperhatikanmu. Terakhir kali kita bertemu saat kita masih sama-sama di awal kuliah, waktu itu kau bertanya tentang tugas fisikamu padaku.

Tapi lihatlah sekarang Luna, kita sudah sama-sama dewasa. Aku dengan duniaku, kau dengan duniamu yang tak ada aku di dalamnya. Tapi kau masih sama dengan fisika Luna, selalu memenuhi duniaku. Kau masih ingat kan? aku selalu mengaitkanmu dengan hukum-hukum fisika. ya alasannya masih sama, karena kau masih se istimewa hukum-hukum fisika, masih.

Kau pernah dengar Hukum Murphy Luna? ah barangkali kau belum sempat mempelajarinya, atau bahkan tak ada niatan untuk mengetahuinya. itu tak penting buatku. Hukum Murphy 1 “jika ada sesuatu yang berpotensi salah, maka hal itu akan menjadi salah” ya, dari awal semua ini sudah berpotensi salah Luna, tak seharusnya aku menyimpan rasa buatmu.

Kau tahu Luna? bukan aku tidak berusaha melenyapkan segala rasa terhadapmu, bukan. belum waktunya aku kira. seperti Hukum Murphy 2 “Semuanya memakan waktu lebih lama dari seharusnya” semua tak sesuai dengan rencana. tak apa kan Luna? mungkin sudah takdirmu berlama-lama di pikiranku. maafkan aku.

Aku juga masih ingat saat Bu nita guru fisika SMA yang cantik itu menerangkan tentang Hukum Murphy yang ke 3 : Tidak ada yang sesederhana yang terlihat. Tidak ada Luna, tidak ada. Bahkan saat aku pertama melihatmu dihukum dilapangan karena kau terlambat dan aku merasa semua duniaku berubah karena gaya luar yang kau akibatkan, faktanya tak seperti itu Luna. Bahka rumus fisika pun tak ada yang sederhana, selayaknya cinta. Rumit Luna.

Lucu memang saat semua jalan kehidupanku denganmu seolah tercermin pada Hukum Murphy Luna. Aku tidak habis fikir apa yang ada dipikiran Edward Murphy waktu menciptakan hukum itu. Entahlah,

Penulis:

sooner or later it's over

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s